Ponsel Black Market Siap-Siap Di Blokir Bulan Agustus


Ponsel Black Market Siap-Siap Di Blokir Bulan Agustus

zon3-android – Peringatan “Ponsel Black Market Siap-Siap Di Blokir Bulan Agustus” sudah tersebar sejak bulan Juli kemarin. Pemerintah Indonesia akan melakukan pemblokiran pada ponsel BM (Black Market) lewat IMEI ponsel.

Ponsel BM atau ilegal ini cukup meresahkan pemerintah dan juga para pengguna smartphone resmi. Diberitakan dari data APSI (Asosiasi Ponsel Seluruh Indonesia), disebutkan bawah 20% dari ponsel yang beredar di Indonesia merupakan ponsel ilegal.

Hal inilah yang membuat industri ponsel mengalami kerugian hingga puluhan triliun rupiah. Kerugian ini juga berimbas pada negara karena tidak adanya kontribusi PPN (Pajak Pertambahan Nilai) 10% yang seharusnya di dapat dari ponsel-ponsel yang masuk ke Indonesia.

Keresahan inilah yang nampaknya membuat pemerintah akhirnya bertindak tegas dengan melakukan pembabatan habis ponsel BM melalui pemblokiran.

Lalu, apa sih IMEI dan Black Market ini?

Apa sih IMEI ini? Setiap ponsel memiliki nomor identitas unik yang biasa disebut IMEI (International Mobile Equipment Identity) yang tidak akan sama satu dengan lainnya. Dengan IMEI inilah Anda bisa mengetahui apakah ponsel Anda termasuk dalam ponsel black market atau bukan.

IMEI ini terbentuk dari 15 atau 16 digit angka unik. Dengan IMEI inilah operator seluler bisa mengidentifikasi ponsel tersebut. Fungsi IMEI ini ada banyak, salah satunya sebagai ciri-ciri yang menunjukkan bahwa smartphone Anda termasuk resmi bila terdaftar ketika dicek.

Sedangkan Black Market ini adalah sebutan yang digunakan untuk pasar gelap yang menggunakan transaksi jual beli ilegal. Sementara itu yang disebut sebagai ponsel BM adalah ponsel yang masuk ke Indonesia walau sebenarnya tidak seharusnya jatah untuk di Indonesia. Salah satu ciri ponsel BM ini adalah tidak dimilikinya kode IMEI resmi.

Berikut ini ciri-ciri ponsel BM yang perlu Anda tahu :

  1. Tidak ada izin resmi karena barang selundupan, tidak membayar pajak dan tidak memiliki garansi resmi dari produsen ponsel tersebut.
  2. Tipe yang seharusnya tidak masuk ke Indonesia. Biasanya dibeli di luar negera lalu dipakai di Indonesia.
  3. Kebanyakan diperjual belikan melalui toko online dengan harga yang lebih murah.
  4. Tidak memiliki kode IMEI resmi. Jadi ketika dicek, kode IMEI-nya tidak terdaftar dalam sistem.

Itulah beberapa ciri dari ponsel Black Market. Mari mulai cek ponselmu sebelum sistem pemblokiran terjadi. Yang pertama Anda bisa mengecek IMEI ponsel sendiri. Caranya mudah sekali dan di bawah ini admin sertakan cara mengecek IMEI untuk ponsel iPhone, Samsung dan Xiaomi.

Cara Cek IMEI di Ponsel Dengan Mudah

Cek IMEI melalu kode USSD.

Anda bisa mengetikkan kode *#06# pada menu dial. Secara otomatis kode IMEI akan muncul. Di mana jika ponsel Anda memiliki 2 simcard, maka akan muncul 2 IMEI yang berbeda.

Lihat IMEI melalui menu pengaturan (Setting). 

Cara yang lebih mudah lagi yakni dengan mengakses menu pengaturan ponsel Anda. Masing-masing smartphone bisa dicek sesuai dengan cara berikut :

iPhone : Pengaturan – Umum – Tentang. Nomor IMEI tertera di sana.

Xiaomi : Pengaturan – Tentang Ponsel – Status – pilih IMEI. Kode IMEI akan muncul sesuai berapa simcard yang Ada pakai.

Samsung : Pengaturan – Tentang Ponsel. Kode IMEI, nomor model dan nomor serial akan muncul di sana.

Pada ponsel dan box kemasan.

Cara terakhir yakni dengan langsung melihatnya pada perangkat. Lepas baterai ponsel, di balik tempat baterai tersebut akan ada kode IMEI-nya. Atau lihatlah pada box kemasan ponsel Anda. Biasanya akan ada stiker yang berisi nomer IMEI pada kotaknya.

Nah, kalau sudah mendapatkan nomor IMEI ponsel Anda, saatnya untuk mengecek apakah IMEI tersebut sudah terdaftar apa belum pada website Kemenperin. Kalau ponsel Anda legal, maka akan muncul keterangan ponsel, di mana menunjukkan nomor IMEI, perusahaan ponsel dan model ponsel.

Cek ponsel Anda di sini.

Link tersebut merupakan situs resmi Kemenperin untuk mengecek IMEI ponsel Anda. Jika setelah dicek tapi ada keterangan “IMEI tidak terdaftar di database Kemenperin” padahal Anda membeli ponsel dari gerai resmi, seperti Erajaya, Erafone dan juga Global Teleshop jangan panik terlebih dahulu. Karena kemungkinan nomer IMEI ponsel Anda berlum masuk dalam database Kemenperin.

Ponsel Black Market Siap-Siap Di Blokir Bulan Agustus | admin | 4.5 | 46
Password : | Lihat Password

Tinggalkan Komentar

avatar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

  Subscribe  
Notify of
Waktu Proses: 84 data (0.524 detik)
.